Mengenal Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2017............... - Resonansi.id

Cerita | Penelusuran | Rangkuman | Tutorial

Hot

Post Top Ad

Monday, May 15, 2017

Mengenal Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2017...............




Bertujuan untuk pemerataan pendidikan dan menghindari penumpukan calon peserta didik baru terkonsentrasi hanya pada sekolah favorit,Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mnegeluarkan Peraturan Mendikbud Nomor 17 tahun 2017. Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 mengatur tentang Penerimaan Peserta DIdik Baru (PPDB ) 2017 dengan sistem zonasi.Sistem Zonasi mewajibkan sekolah yang diselenggerakan oleh pemerintah mengalokasikan 90% dari kuota penerimaan peserta didik baru diperuntukkan bagi mereka yang berdomisili pada radius terdekat dari zona sekolah. “Semua sekolah harus jadi sekolah favorit. Semoga tidak ada lagi sekolah yang mutunya rendah,” ujar Mendikbud dalam acara Sosialisasi Peraturan Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Rabu (7/5/2017).

PPDB dilaksanakan dengan melalui mekanisme online maupun offline.Secara garis besar Penerimaan Peserta Didik Baru 2017 terbagi dalam beberapa jalur.
1.      Jalur Zonasi berdasarkan domisili calon peserta didik baru sesuai dengan kartu keluarga (KK) yang diterbitkan paling lambat 6 bulan sebelum pelaksanaan PPBD.
2.   Jalur Afirmasi adalah jalur penerimaan siswa baru untuk siswa dari keuarga tidak mampu. Alokasi untuk jalur afirmasi adalah maksimal 20 % dari total kuota penerimaan peserta didik baru.Untuk bisa menggunakan jalur afirmasi peserta harus menyertakan bukti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah.
3.    Jalur Prestasi diperuntukkan bagi siswa berprestasi dalam kejuaraan daerah,nasional maupun internasional.Alokasi maksimal untuk jalur prestasi adalah 5%.
4.  Jalur Inklusif bagi sekolah yang menyelenggarakan program untuk siswa berkebutuhan khusus.Di sini tidak diatur secara khusus berapa alokasi maksimal yang bisa diterima.

Dengan prioritas pada jalur zonasi,maka nilai Sertifikat Hasil UJian Nasional(SHUN). SHUN hanya akan menjadi pertimbangan dengan skala prioritas ke-3 untuk PPDB 2017.Item penilaian sebagai dasar verifikasi penerimaan siswa baru dalam PPBD 2017 adalah :
1. Jarak tempat tinggal ke sekolah sesuai ketentuan zonasi
2. Umur
3. SHUN
4. Prestasi akademik dan non akademik.

Pelaksanaan PPDB 2017 di DKI Jakarta

Penentuan radius zona terdekat ditentukan oleh pemerintah daerah berdasarkan kondisi di daerah tersebut dan ketersediaan daya tamping masing-masing sekolah.Sehingga untuk aturan detailnya masing-masing daerah bisa jadi berbeda.Misalkan untuk Propinsi DKI Jakarta,menggunakan 3 jalur penerimaan siswa baru pada PPDB 2017 :

A.   Jalur Akademik
1.         Tahap pertama Jalur Umum
2.         Tahap kedua Jalur Lokal
3.         Tahap ketiga

B.    Jalur Non Aakademik
1.       Jalur Prestasi
2.       Jalur Affrimasi

A.      Jalur Akademik

PPDB jalur umum adalah jalur pendaftaran yang diperuntukkan bagi calon peserta didik baru berdomisili di DKI Jakarta maupun di luar DKI Jakarta.Alokasi untuk Tahap Pertama Jalur Umum adalah 40 % dari total penerimaan peserta didik baru,dengan perincian 35% untuk calon peserta didik berdomisli di DKI Jakarta dan 5% untuk calon peserta didik berdomisli di luar DKI Jakarta.

Apabila pada Tahap pertama Jalur Umum masih menyisakan kuota,maka kuota akandilimpahkan kepada jalur Lokal.yang ada pada Tahap Pertama Jalur Umum dilimpahkan ke Tahap kedua  Jalur Lokal.Sedangkan PPDB Jalur lokal diselenggarakan setelah PPDB Jalur Umum dengan alokasi 55% diperuntukkan bagi calon peserta didik berdomisili di DKI Jakarta ditambah kuota tersisa pada tahap pertama.

Sementara itu tahap ketiga dilaksanakan apabila masih ada sisa kuota dari PPDB Tahap kedua.PPDB tahap ketiga hanya diperuntukkan untuk calon peserta didik baru yang berdomisili di DKI Jakarta dengan ketentuan :
-Tidak diterima pada pendaftaran tahap pertama dan tahap kedua.
-Belum mendaftar pada pendaftaran tahap pertama dan tahap kedua.
-Diterima pada tahap pertama dan tahap kedua tapi melakukan lapor diri.

Proses seleksi dilakukan secara online.Pada waktu pendaftaran calon peserta didik sudah menyertakan 3 (tiga) pilihan sekolah atau pilihan 3(tiga )program pada sekiolah yang sama atau pada sekolah yang berbeda.Kriteria penilaian meliputi :
-Nilai rata-rata hasil ujian sekolah atau ujian nasional.
-Urutan pilihan sekolah
-Perbandingan nilai tiap mata pelajaran Ujian Sekolah atau Ujian Nasional yang lebih besar dengan urutan sebagai berikut :
              - Bahasa Indoensia
              - Matematika
              - Bahasa Inggris ( untuk lulusan dari SMP ke SMA
              -Ilmu Pengetahuan Alam
-Umur

B.      Jalur Non Akademik
Penerimaan Jalur Non Akademik dibagi menjadi 2 yaitu : Jalur Prestasi dan Jalur Affirmasi.Jalur Prestasi adalah jalur untuk calon peserta didik yang mendapat prestasi kejuaraan yang diselenggarakan secara berjenjang melalui kedinasan/pemerintah/pemerintah daerah atau KONI.Jalur berprestasi bisa diikuti oleh calon peserta didik baru dengan domisili DKI Jakarta maupun domisili luar DKI Jakarta.Alokasi untuk jalur prestasi ditetapkan maksimal 5% dari kuota total.

Proses seleksi untuk jalur prestasi dilakukan secara real time online.Poin peniaian untuk seleksi jalur prestasi meliputi :
1.       Jenjang kejuaraan tertinggi
2.       Peringkat kejuaraan yang diraih
3.       Kategori kejuaraan yang diikuti,kejuaraan peorangan mendapat penilaian lebih tinggi.
4.       Banyaknya medali yang diperoleh
5.       Nilai rata raport semester 1
6.       Umur dengan urutan umur dari yang tua ke yang muda.

Sumber gambar : Flikcr

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad